inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Hak Angket Century

Ada Penumpang Gelap di Tikungan Akhir

Headline
Oleh: Vina Nurul Iklima
Kamis, 26 November 2009 | 13:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Usulan hak angket kasus Century segera disahkan dalam Rapat Paripurna DPR. Para penggagas angket kini tengah mewaspadai adanya penumpang gelap di tikungan terakhir.

"Kita harus waspadai penumpang gelap yang biasanya ada di tikungan terakhir," kata anggota Komisi III dari FPG Bambang Soesatyo ketika menerima Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Bambang menilai, ada kekuatan besar di belakang lahirnya keputusan Sri Mulyani dan Boediono untuk memberikan bailout kepada Bank Century. "Boediono dan Sri Mulyani itu bukan orang bodoh. Pasti ada kekuatan yang besar yang mendorong mereka untuk mengambil kebijakan itu," ujarnya.

Ketika ditanya lebih lanjut siapa kekuatan besar di balik kebijakan Boediono dan Sri Mulyani, Bambang bungkam. Termasuk dugaan dana Rp 4 triliun yang mengalir kepada Presiden SBY.

"Masyarakat bisa menilai. Mereka tidak puas dengan komentar Sri Mulyani," ujar dia.

Bambang menambahkan, azas proporsional Tatib DPR dan UU MPR, DPR, DPD, DPRD, seharusnya tidak diberlakukan dalam Pansus kali ini. Ia mencurigai FPD membawa masuk angin pelemahan di dalam Pansus.

"Kalau salah memilih pemimpin Pansus, penindakan hukuman administrasi dan pidananya hanya di nasabah, bukan di penikmat yaitu pembuat kebijakan itu," ungkap dia.

Bambang optimis Angket Bank Century tidak bakal dilemahkan di sidang paripurna 1 Desember mendatang. Namun, ia dan para inisiator lainnya tetap mewaspadai pihak-pihak yang mencurigakan, termasuk perubahan konstelasi politik dukungan FPD. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.