INILAH.COM, DETROIT-Mobil listrik Chevrolet Volt akan mengikuti jejak mobil listrik Nissan Leaf yang akan dipasang suara untuk membantu tunanetra mengetahui keberadaan mobil listrik yang senyap.
General Motors dan asosiasi tunanetra Amerika Serikat (National Federation of the Blind) baru-baru ini sepakat untuk bekerjasama dalam pengembangan sistem suara pada mobil listrik dan mobil hybrid.
Kami yakin mobil listrik dapat menciptakan suara sehingga membuat tuna netra aman saat menggunakan jalan. Kami sudah tidak sabar untuk bekerjasama dengan GM untuk mencari suara yang tepat bagi pedestrian," ujar Executive Director of Strategic Initiatives NFB John Pare.
Kerjasama ini menjadi momen penting bagi GM dimana sebelumnya NFB pernah berunjuk rasa menentang keputusan produksi massal Chevrolet Volt karena akan berbahaya bagi tunanetra mengetahui keberadaan mobil listrik.
Chief Engineer GM Andrew Farah mengatakan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi darimana arah suara apa yang tepat, depan, samping, atau belakang mobil.
Kami sudah melakukan studi mengenai zona pedestrian untuk mengembangkan suara pada mobil listrik kami. Yang paling penting adalah mendengarkan pendapat dari orang-orang yang akan berinteraksi dengan mobil ini," ujarnya.
Nissan sebelumnya bekerjasama dengan beberapa komposer musik dan efek suara Hollywood untuk menciptakan suara pada Nissan Leaf. Menemui tahap akhir, Nissan sedang mencoba menggunakan suara mobil terbang (flying cars) yang pernah digunakan di film Blade Runner, buah karya Ridley Scott.
Film yang meraih beberapa penghargaan ini, memang menceritakan tentang kejadian di masa depan, yaitu tahun 2019. Adapun salah satu pemainnya adalah Harrison Ford. [Tom]