INILAH.COM, Jakarta - PT PLN (Persero) masih membutuhkan dana sekitar Rp4,9 triliun untuk kebutuhan transmisi. Rencananya sebagian akan diperoleh dari penerbitan obligasi.
"PLN membutuhkan dana Rp13,2 triliun
untuk pembangunan jaringan transmisi. Sebagiannya sudah ada, dan yang masih dibutuhkan Rp4,9 triliun yang akan didapat dari dana APBN dan bond," kata Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar di Jakarta, Kamis
(26/11).
Adapun dana untuk transmisi yang sudah terpenuhi dari APBN Rp2,1 triliun, dari obligasid Rp5,2 triliun, sementara sisanya sekitar Rp4,9 triliun rencananya masih dari APBN, dana internal PLN dan juga dari obligasi. Sampi saat ini obligasi yang sudah diterbitkan PLN sebesar Rp1,5 triliun. [hid]