INILAH.COM, Jakarta Ketua Delegasi Komite Masyarakat China, Huang Fenghu menyatakan pelaku usaha China tertarik berinvestasi di sektor galangan kapal di Indonesia.
Saat ini, kami baru mendiskusikan secara umum. Dan salah satu yang dibahas soal industri galangan kapal. Kami akan melakukan ekspansi dalam waktu dekat. Untuk pembahasan masalah teknis, akan dibahas oleh tim terkait, jelas Huang Fenghu, usai bertemu Menprin MS Hidayat di Gedung Depperin, Kamis (26/11).
Sementara Dirjen Industri Alat Transportasi, Budi Darmadi, menyambut baik dari pihak Cina tentang penawaran kerjasama di bidang penggalangan kapal.Kita akan menjajaki rencana ini. Namun kerjasama yang dimaksud, bukan dalam artian pembangunan pabrik galangan kapal yg baru, namun dalam soal teknologi dan komponen, tambah Budi.
Budi menjelaskan bahwa ada sekitar 3-4 perusahaan perkapalan di Indonesia dan beberapa perusahaan Cina yang tertarik untuk melakukan kerjasama ini. Namun untuk menjelaskan perusahaan apa saja yang mungkin terlibat, dia mengatakan bahwa assosiasi terkait yang bisa menjelaskan.
Untuk mekanisme kerjasama, bisa dipakai pola BM DTP (Biaya Masuk Ditanggung Pemerintah), terutama untuk bahan baku. Ini memungkinkan karena pola ini masih berlaku hingga sampai 2010. [hid]