Minggu, 27 Mei 2012 | 12:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
China Belum Tanggapi Penundaan FTA ASEAN
Headline
MS Hidayat - inilah.com /Dokumen
Oleh: Ari Purwanto
web - Kamis, 26 November 2009 | 18:22 WIB
INILAH.COM, Jakarta Delegasi Komite Masyarakat China belum memberikan tanggapan permintaan penundaan pelaksanaan sistem perdagangan bebas China-ASEAN karena ketidaksiapan Indonesia.

Hal itu dikatakan Menperin MS Hidayat saat menerima delegasi China di Gedung Depperin Kamis (26/11). "Ketika pertemuan, sempat disinggung permasalahan FTA oleh dirjen saya, mereka mengatakan yang berhak memberikan tanggapan adalah pemerintah China sebagai pengambil kebijakan, katanya.

Lebih lanjut, Hidayat menjelaskan akan berusaha mengakomodir kepentingan lokal. Ditargetkan dalam minggu ini semua kelemahan dari sektor-sektor terkait akan selesai dikumpulkan. Setelah semua bahan terkumpul, kami akan melakukan koordinasi dengan Mendag dan Menkeu. Setelah itu baru akan menyurati ASEAN dan China, ujar Hidayat. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
WARRen buffet
Kamis, 26 November 2009 | 19:22 WIB
Kalau menunggu Indonesia harus sudah siap (perdagangan bebas China-Asean), mau sampai kapan menunggunya? Dengan Kwalitas negara dengan sumber daya manusia yang rendah, 10 tahun pun belum tentu sudah siap. Suap menyuap di bea cukai sudah hal biasa, perusahan rokok yang membeli cukai rokok yang notabene untuk pajak negara, sulit dipercaya, harus menyogok aparat untuk mendapat cukaio rokok - kalau mau cepat diberikan cukainya. Aparat berpikir, kalau cukui rokok tidak diberikan, pabrik rokok tersendat, padahal ini untuk pajak negara. Usul, supaya semua pabrik rokok tidak usah menyuap aparat, cukai lambat diberikan jg tidak apa, biar ini menjadi berita besar dan masalah ekonomi di negara kita. Iblispun tidak demikian !!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.