Rabu, 19 Juni 2013 | 21:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tutup  
Kasus Simulator SIM
KPK-Polri Harus Bangun Suasana Kondusif
Headline
Menko Polhukam Djoko Suyanto - inilah.com/Ardhy Fernando
Oleh: Firman Qusnul Yakin
web - Sabtu, 4 Agustus 2012 | 17:35 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto menilai kasus dugaan korupsi Koprs Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri justru mengarah pada rivalitas antara KPK dan Polri. Kondisi ini justru sangat tidak kondusif untuk penyelesaian kasus korupsi senilai Rp196 Miliar itu.

Untuk itu, Djoko meminta kedua lembaga penegak hukum itu harus koordinasi untuk menyelesaikan penanganan kasus korupsi itu. Hal didasari karena Djoko melihat dinamika keduanya sudah tidak sehat dan tidak kondusif.

"Mencermati polemik yang terjadi maka situasi ini harus dicarikan solusi yang baik, yaitu keduanya harus fokus pada penanganan kasus korupsinya, bukan pada siapa yang berhak menangani kasus ini," ujar Djoko di Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, jalan Medan Merdeka, Sabtu (4/8/2012).

Djoko menyatakan dia masih intens membangun komunikasi dengan kedua petinggi lembaga itu. Mantan Panglima TNI ini berupaya agar dalam menangani kasus Korlantas ini, keduanya tidak berhadap-hadapan dan berseberangan.

"Menurut Bapak Presiden dan saya, langkah ini dianggap perlu agar kedua lembaga ini tetap fokus pada tugasnya dan menuntaskan kasus korupsi Korlantas," ujar Djoko. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.