INLAH.COM, Jakarta - Berkunjung ke Restoran Sop Buntut E'i Anda mungkin akan menemukan suasana yang biasa saja. Namun soal citarasa masakan, restoran ini tak kalah dengan citarasa hotel berbintang.
Restoran ini memang belum satu bulan dibuka oleh sang pemilik, Verry Abdul Aziz. Namun karena nikmatnya menu yang tersedia, restoran yang berada di Jalan Salemba Tengah No. 17 (depan RS. Thamrin), Jakarta Pusat ini pun langsung menjadi tempat favorit.
Menu andalan restoran ini adalah Sop Iga dan Sop Iga Buntutnya. Namun, Spagetti Kari Wagyu, Nasi Goreng Singapore dan Iga Goreng Sambal Balado, tidak akan membuat Anda menyesal jika mencobanya.
Melihat penampilan Sop Buntut atau Sop Iganya mungkin akan terkesan biasa saja. Namun jika sop itu sampai masuk ke lidah Anda, maka kenikmatan citarasa masakan hotel berbintang langsung menyerang dan membuai selera Anda.
Daging yang dimasak begitu lembut dan lezat. Kuahnya yang ditambak dengan sambal dan sedikit jeruk nipis dijamin membuat Anda ketagihan.
Menu minuman di sini juga tak kalah nikmat. Anda mungkin perlu mencoba Banana Smoothies hasil karya Verry sendiri. Minuman yang dibuat dari pisang, susu dan yoguhrt ini benar-benar sangat nikmat.
Selain nikmat, salah satu keunggulan restoran ini adalah harganya yang cukup terjangkau. Setiap menu, takkan sampai melebihi harga Rp40 ribu. Untuk makanan berkisar dari harga Rp18 ribu hingga Rp35 ribu.
Begitu pun dengan harga minuman yang tergolong murah. Aneka jus misalnya, hanya Rp11 ribu. Sedangkan jenis minuman smoothies seharga Rp17 ribu.
Mampu bersaing dalam soal rasa dan harga, itulah yang menjadi tujuan Verry. Dengan menggandeng koki ternama dan berpengalaman yang telah bekerja selama 25 tahun lebih di hotel berbintang di Jakarta, Verry yakin ambisinya itu akan terwujud.
Verry menegaskan soal tekadnya membuka restoran, karena terinspirasi dirinya kerap melakoni wisata kuliner. Tak hanya di dalam negeri dengan mendatangi sejumlah daerah, tapi juga saat melancong ke luar negeri.
"Saya punya keyakinan kuat dalam usaha ini bisa sukses. Sebab, tak ada istilah mati dalam menjalani usaha restoran. Yang terpenting harus menjaga dalam soal rasa. Lebih lagi pemenuhan kebutuhan dalam soal makan dan minum, sudah merupakan hal yang primier bagi siapa saja," ujar Verry.
"Koki di sini memang koki-koki hotel berbintang lima. Saya ini orang yang hobi makan, jadi saya berusaha untuk menyajikan makanan dan minuman yang paling enak, dengan harga yang terjangkau," ujar Verry.