INILAH.COM, Jakarta - Sebanyak 24 sapi dan lima kambing dikurbankan di Mabes Polri. Namun, 2 diantara sapi yang telah dipotong teridentifikasi menderita sakit cacing hati (vasciola hepatica).
Hal itu diungkapkan petugas Sudin Peternakan Jakarta Selatan Kurni Yuniasih yang memantau pemotongan hewan kurban di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/11). Menurutnya, dari tiga sapi pertama yang dipotong milik Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Wakapolri Makbul Padmanegara dan Irwasum Yusuf Manggabarani, satu di antaranya menderita sakit caing hati.
"Diantara tiga sapi yang dipotong yaitu milik Kapolri, Wakapolri, dan Irwasum, diketahui satu menderita sakit cacing hati. Itu tidak layak dikonsumsi karena bisa menyebabkan penyakit bagi yang mengkonsumsi," katanya.
Penyakit itu diketahuinya, saat sapi mulai dipotong dan dikuliti. Padaa saat membedah bagian hati terlihat cacing-cacing hidup dalam hati sapi tersebut.
"Pas dibedah di dalam hatinya ada cacingnya. Tapi hatinya ini sudah dipisahkan dan nanti akan dikubur, kalau dagingnya tidak ada apa-apa dimakan. Sampai saat ini sudah ada dua sapi yang dipotong di sini menderita cacing hati," imbuhnya.
Idul Adha Tahun ini, Kapolri Bambang Hendarso Danuri mengurbankan empat sapi, Wakapolri Makbul Padmanegara dua sapi dan Inspektur Pengawasan Umum Yusuf Manggabarani satu ekor. [mut]