inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Hii! Sapi Petinggi Polri Sakit Cacing Hati

Headline
inilah.com/Dokumen
Oleh: Bayu Hermawan
Jumat, 27 November 2009 | 11:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sebanyak 24 sapi dan lima kambing dikurbankan di Mabes Polri. Namun, 2 diantara sapi yang telah dipotong teridentifikasi menderita sakit cacing hati (vasciola hepatica).

Hal itu diungkapkan petugas Sudin Peternakan Jakarta Selatan Kurni Yuniasih yang memantau pemotongan hewan kurban di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/11). Menurutnya, dari tiga sapi pertama yang dipotong milik Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Wakapolri Makbul Padmanegara dan Irwasum Yusuf Manggabarani, satu di antaranya menderita sakit caing hati.

"Diantara tiga sapi yang dipotong yaitu milik Kapolri, Wakapolri, dan Irwasum, diketahui satu menderita sakit cacing hati. Itu tidak layak dikonsumsi karena bisa menyebabkan penyakit bagi yang mengkonsumsi," katanya.

Penyakit itu diketahuinya, saat sapi mulai dipotong dan dikuliti. Padaa saat membedah bagian hati terlihat cacing-cacing hidup dalam hati sapi tersebut.

"Pas dibedah di dalam hatinya ada cacingnya. Tapi hatinya ini sudah dipisahkan dan nanti akan dikubur, kalau dagingnya tidak ada apa-apa dimakan. Sampai saat ini sudah ada dua sapi yang dipotong di sini menderita cacing hati," imbuhnya.

Idul Adha Tahun ini, Kapolri Bambang Hendarso Danuri mengurbankan empat sapi, Wakapolri Makbul Padmanegara dua sapi dan Inspektur Pengawasan Umum Yusuf Manggabarani satu ekor. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
yamin @ Senin, 30 November 2009 | 14:10 WIB
mudah-mudahan hewan yang dikurbankan bukan pertanda buruk bagi yang berkurban.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.