INILAH.COM, Jakarta - Semua tiba-tiba mendukung digunakannya Hak Angket DPR untuk mengungkap kasus Bank Century. Tak ada pertentangan. Siapa yang diusut atau yang mengusut mulai kabur. Potensi kompromi muncul.
Yang menarik adalah saat Wapres Boediono sendiri menyatakan mendukung digunakannya Hak Angket DPR untuk mengungkap kasus bailout dana untuk Bank Century.
Ditambah lagi, Fraksi Partai Demokrat yang hampir semuanya tanda tangan ikut mendukung Hak Angket Century.
Efeknya, target dan agenda Hak Angket jadi kabur. Bisa jadi forum arisan?
"Ya. Potensi (hak angket) melemah ada. Selain itu terlihat juga penggembosan. Padahal, kalau melihat hasil audit BPK, masyarakat luas sudah tahu hal-hal negatif dalam kasus ini. Seperti penyelewengan dan kegagalan penyelamatan Bank Century. Itu karena keteledoran Bank Indonesia," kata Direktur Econit, Hendri Saparini saat dihubungi INILAH.COM di Jakarta (26/11).
Saparini mengungkapkan, efek negatif kasus aliran dana Century ini adalah ketidakpercayaan pasar internasional terhadap Indonesia. Jika BI tidak ketat dan peraturan di tubuh BI tidak segera diubah, maka akan timbul pandangan yang negatif dari pasar.
"Semestinya tidak boleh ada penggembosan. Karena kredibilitas BI dan pemerintah akan menurun. Sehingga tidak muncul pandangan bahwwa Hak Angket Century nanti cuma basa-basi. Seperti arisan saja. Apalagi dengan masuknya Fraksi Partai Demokrat,'' kata Saparini.
Senada dengan Hendri Saparini, Direktur Indef, M Ikhsan Modjo mengatakan, sudah terlihat bahwa sudah ada skenario-skenario politik dalam pengusungan Hak Angket Century.
"Saya membaca situasinya sudah terdapat banyak skenario politik. Partai Demokrat sebagai partai besar sedang menjaga posisi. Jika hal ini memang strategi yang dilakukan oleh Demokrat, maka harus diwaspadai oleh fraksi lain," ujar Ikhsan saat dihubungi INILAH.COM di Jakarta (26/11).
Contoh paling jelas adalah akses ke PPATK. Jika panitia tidak berinisiatif, maka fraksi Demokrat yang memiliki jumlah lebih banyak dari fraksi lainnya akan lebih menguasai suara keputusan. Kekuasaan Demokrat dapat mempengaruhi keputusan-keputusan strategis yang dapat diambil sehubungan dengan angket Century.
"Saya yakin sebenarnya ada banyak temuan yang diperoleh tim BPK terkait aliran dana Bank Century. Hanya saja mereka tutup mulut alias off the record karena kepentingan politik," tambah Ikhsan.
Dengan banyaknya pihak yang akhirnya mendukung Hak Angket Bank Century, kecenderungan saat ini jadi pada tergantung inisiator dari hak angket itu sendiri. Apalagi, dalam sejarah politik di Indonesia, belum ada Hak Angket yang berhasil mengungkapkan satu pun kasus yang menjadi pemicu digunakannya hak angket tersebut.[ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !