INILAH.COM, Bandung - PT LG Mobile Communication Indonesia menargetkan penjualan messaging phone GW300 yang diluncurkan pada 24 Oktober 2009 bisa mencapai 50.000 unit di akhir November 2009.
"Handphone ini jawaban bagi tinginya pasar 'messaging phone' di Indonesia, target akhir November 2009 sebanyak 50.000 bisa terjual," kata Product Marketing LG Mobile Communications Indonesia, Richard Susilo di Bandung, Jumat.
Salah satu upaya menggenjot produk baru dari ponsel 'high end' itu dilakukan dengan memasuki pasar ponsel di kota-kota besar di Indonesia. Sejak beberapa waktu lalu, GW300 dari LG masuk ke pasar Bandung dan Jawa Barat.
Dengan profil produk yang simpel, produk baru itu dipersiapkan sebagai messaging phone ideal untuk kebutuhan aktivitas social networking, kata Richard.
Peluncuran produk ponsel pintar itu juga sekaligus dalam rangka meningkatkan ekspansi pasar bagi ponsel produk LG di pasar nasional.
"Rata-rata penjualan 'handphone' di Indonesia mencapai 1,7 juta unit per bulan, kami sendiri menguasai tiga persen 'market share' (pangsa pasar) nasional. Persaingan produk handphone semakin ketat terlebih dengan peningkatan layanan data yang puncaknya akan terjadi 2010 nanti." kata Richard.
Sedangkan penjualan GW300 sendiri, LG berharap produk barunya itu menjadi panglima di kelasnya. Sejak sebulan diluncurkan, penjualan 'handphone' berlayar lebar tersebut sudah mencapai 85 persen dari target penjualan 50.000 unit di akhir bulan ini.
"Respons pasar terhadap produk baru begitu cepat dan kian selektif. Tren terhadap jenis 'handphone' juga terus bergulir sehingga perlu ada keunggulan dan spesifikasi baru yang bisa membuat tahan di pasar lebih lama," katanya.
Sementara itu salah satu upaya menggenjot produk "handset" selular saat ini biasanya dilakukan dengan melakukan "bandling product" dengan operator seluler yang menawarkan berbagai fitur dan kemudahan layanan menarik yang dibutuhkan dan digemari pasar.
"Sebagian dilakukan dengan bundling dimana kami memungkinkan memberikan kepuasan kepada konsumen. Tahun 2010 persaingan produk 'messaging phone' akan lebih ketat lagi, demikian halnya persaingan antar operator seluler," katanya.
Sementara itu Public Relation LGMC Indonesia, Rinaldi D Gultom menyebutkan kemudahan melihat fitur-fitur dalam ponsel menjadi salah satu pertimbangan konsumen untuk membeli produk baru.
"Pemilik ponsel menghindar dari kerumitan untuk terus mengakses kembali menu inbox untuk melihat pesan atau fitur lainnya di samping tentunya kapasitas layanan," kata Rinaldi menambahkan.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !