INILAH.COM, Jombang - Kecelakaan naas terjadi di Jalan Soekarno- Hatta, Peterongan, Jombang, Jumat (27/11). Seorang pria yang berbocengan dengan istrinya tewas secara mengenaskan setelah menghantam bus Mira dengan nopol S 7073 VS.
Pria yang baru saja mengambil daging kurban dari saudaranya ini langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD setempat. Sedangkan istrinya, kondisinya sekarat dan harus di rawat di ruang UGD (Unit Gawat Darurat) RSUD Jombang.
Menurut keterangan saksi mata, bus Mira yang dikemudikan oleh Siswito (40), warga Pare, Kediri ini melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur. Tepat di Jalan Raya Soekarno - Hatta, Siswito mengambil arah kanan. Sebab, bus tersebut hendak memasuki terminal Kepuh Sari, Jombang. Bus tersebut sudah menyalakan lighting sebagai tanda berbelok kanan.
Namun, pada saat bersamaan, sebuah motor yang dikendarai oleh Danang Eka Budiarso (20) melaju kencang dari arah berlawanan. Pria ini tidak sendiri, ia membonceng istrinya. Mengetahui bus yang belok kanan, warga desa Sukodadi, Kabuh ini kebingungan.
Apalagi jarak antar bus dan motor sudah dekat. Dalam hitungan menit, terdengar benturan yang cukup keras. "Akhirnya motor tersebut menghantam body bus bagian depan. Dan pengemudinya tewas di lokasi," kata Supriadi, kondektur bus.
Akibat benturan yang cukup keras itu, Danang terluka bagian kepala hingga akhirnya meregang nyawa di lokasi kejadian. Sedangkan istrinya, karena kondisinya sekarat langsung dibawa ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Jombang.
"Kita masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. Saat ini, sopir bus beserta barang bukti kita amankan di Kantor Satlantas Jombang," kata Kasatlantas Polres Jombang, AKP Herry Sucahyo [beritajatim.com/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !