INILAH.COM, Jakarta Manajer Persitara Jakarta Utara Harry Ruswanto menilai musuh utama timnya adalah diri sendiri. Harry berharap timnya segera mendapatkan kemenangan.
Persitara terpuruk di dasar klasemen Indonesia Super League (ISL) setelah menelan enam kekalahan beruntun sejak awal musim. Dan menghadapi Arema Malang di Stadion Gelora Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Sabtu (28/11), Persitara diharapkan bisa menghentikan peceklik kemenangan tersebut.
Harry menilai materi pemain yang dimiliki timnya musim ini tidaklah buruk. Manajer yang akrab disapa Gendhar tersebut menilai musuh utama timnya adalah diri sendiri.
Kami (Persitara) setidaknya pantas berada di papan tengah. Saya kira lawan kita adalah diri sendiri. Saya yakin sekali kita mendapatkan poin, tim ini bisa langsung menanjak, ujar Gendhar, Jumat (27/11).
Sementara itu asisten pelatih Persitara Dody Sahetapy menegaskan masalah komunikasi antar pemain masih menjadi salah satu kelemahan tim Laskar Si Pitung musim ini.
Saya contohkan seperti ketika Persib Bandung (Cucu Hidayat) mencetak gol pertama pada pertandingan terakhir. Itu seharusnya tidak terjadi jika ada komunikasi antar pemain, soalnya ada empat pemain kita di posisi tersebut, kilah Dody.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !