INILAH.COM, Jakarta - 4.000 orang yang telah mendapatkan kupon daging kurban, tumpah ruah di halaman pintu utama masjid Istiqlal Jakarta sebelah timur, Sabtu (28/11). Saat penukaran kupon, aksi dorong-mendorong tak bisa dihindari.
Pantauan INILAH.COMM, massa sudah berkumpul dari jam 02.00 WIB dini hari. Panitia pembagian hewan kurban telah membagi 2 pintu, yakni khusus laki-laki dan perempuan.
Massa yang tidak sabar mendapatkan kuponnya, saling berdesak-desak untuk bisa berada di depan pintu masuk masjid. Saat pintu ingin dibuka pukul 05.00 WIB, massa yang berada di belakang mendorong sehingga massa yang berada di depan tergencet.
Banyak diantara penukar kupon daging kurban yang membawa anak kecil. Penukaran semakin kacau, ketika seorang ibu berumur 40-an terjatuh dan terinjak ketika pintu masjid dibuka. Terdengar jeritan minta tolong, dan tangis anaknya.
Dengan seketika, polisi yang mengamankan jalannya penukaran kupon daging kurban, menolong. Untung, insiden ini tidak membuat ibu dan anaknya terluka parah. Mereka hanya mengalami lecet-lecet di sekitar kaki dan tangan.
Menurut keterangan dari Kanit Patroli Polsek Sawah Besar Ipda Revi Mingga, 50 polisi telah dikerahkan. Ia mengaku kewalahan mengatur jumlah massa yang hampir 5.000 orang ini. Sebab, jumlah polisi yang ada tidak sebanding.
"Panitia terlalu lama membuka pintu. Ini membuat massa tidak sabar," imbuhnya yang sibuk berteriak untuk memberikan imbauan agar massa bisa tenang masuk ke pintu masjid.
Seperti diketahui, Masjid Istiqlal menyembelih 250 ekor hewan yang salah satunya adalah sapi kurban dari Presiden SBY. Penyembelihan dimulai sejak pukul 20.00 WIB, Jumat (27/11) kemarin.
Panitia membagikan daging kurban kepada 4.000 orang. Untuk mengantisipasi kericuhan saat pembagian daging kurban, polisi dan Koramil akan ikut membantu berjaga di sekitar lokasi.
"Kita dibantu dari Polres Jakarta Pusat, Koramil, 30 Satpam Masjid Istiqlal dan panitia sebanyak 200 orang," ungkap salah satu anggota panitia yang enggan disebutkan namanya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !