Senin, 28 Mei 2012 | 19:55 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Silaturahmi Trio Mallarangeng ke JK
Sinyal Minta Maaf Mallarangeng
Headline
Andi Mallarangeng - inilah.com /Dokumen
Oleh:
web - Sabtu, 28 November 2009 | 06:08 WIB
INILAH.COM, Makassar - Kunjungan Menpora Andi Alifian Mallarangeng ke kediaman Jusuf Kalla di Makassar, Jumat (27/11) malam, dinilai sebagai isyarat permohonan maaf.

"Meski tidak menyampaikan secara lisan, kunjungan itu sudah mengisyaratkan pernyataan maaf secara bahasa tubuh," kata pengamat komunikasi politik Universitas Hasanuddin Abdul Gaffar di Makassar, Sabtu (28/11).

Sehingga, kata dia, Andi Mallarangeng tak perlu lagi menyampaikan permintaan maaf secara lisan jika memang sikap dan pernyatan politiknya pada pilpres lalu dianggap berseberangan dengan JK. "Kunjungan seorang anak muda Sulsel ke orang tua, secara budaya sudah sangat dianggap suatu penghormatan," ujarnya.

Menurut analisisnya, Andi Mallarangeng sebenarnya ingin menyampaikan permintaan maaf tersebut secara lisan. Namun sebagai pejabat negara, Andi tidak diperbolehkan mengeluarkan pernyataan yang bisa berakibat multi tafsir dan berdampak panjang.

"Kunjungan itu sudah menyatakan pengakuan bahwa JK adalah memang seorang pemimpin," ujarnya.

Kedatangan Andi Mallarangeng itu, kata Hasanuddin, juga secara otomatis menjadi isyarat permintaan maaf ke masyarakat Sulawesi Selatan. Tentu masih teringat, Andi pernah mengatakan putra Sulsel belum waktunya menjadi pemimpin Indonesia.

"Tidak perlu lagi masyarakat Sulsel resistensi terhadap Andi Mallarrangeng, seperti yang ditunjukkan saat kampanye pemilihan presiden lalu," ungkapnya.

Kedatangan Alifian bersama dua saudaranya, Rizal dan Choel Mallarangeng di kediaman JK, Jl Haji Bau Makassar, berlangsung tertutup pada Jumat malam.

Kunjungan yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu juga dihadiri sejumlah tokoh lain, seperti Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, Anggota DPD Sulsel Aksa Mahmud dan sejumlah kalangan pengusaha di daerah itu.

Dalam keterangannya ke wartawan, Alifian mengatakan, kunjungan itu bersifat murni silaturahmi. Ia dan JK tidak membicarakan masalah pilpres, kasus Bank Century maupun kasus kriminalisasi KPK. Hanya pembicaraan tentang kemajuan infrastruktur jalan poros Sulsel serta pengalaman JK sebagai menteri dan wakil presiden. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.