inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Hadapi Skandal Bank Century

Boediono Harus Contoh JK

Headline
Oleh: Abdullah Mubarok
Sabtu, 28 November 2009 | 08:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sikap Wapres Boediono dalam merespon panasnya skandal Bank Century memang memprihatinkan. Boediono terkesan lambat. Mantan gubernur Bank Indonesia perlu mencontoh seniornya Jusuf Kalla dalam bertindak.

Hal ini diungkapkan oleh peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi kepada INILAH.COM, Sabtu (28/11). "Itu yang saya kritik dari seorang Boediono, terlalu pelit berbicara dan low profile," imbuhnya.

Burhan mengatakan Boediono tidak akan bisa meredam gejolak publik dengan hanya memberikan penjelasan bahwa pemberian dana talangan 6,7 triliun itu untuk penyelamatan sistem. Perlu ada penjelasan lebih detail mengapa bank gagal seperti Century diselamatkan.

Saat ini, lanjut Burhan, ketika hasil investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap kasus Bank Century keluar. Boediono tidak menanggapi hal tersebut dengan ketegasan. Menteri Keuangan di era Presiden Megawati Soekarnoputri ini lagi-lagi pelit untuk bicara.

"Ini harus lebih clear, dia harus lebih duduk ke publik menjelaskan persoalan itu. Jika masih berdiam diri saja bisa membuat kasus century makin liar," imbuhnya.

Bisa dilihat bagaimana JK merespon muncul skandal Bank Century ke permukaan. Mantan ketua umum Partai Golkar ini dengan tegas mengatakan penyelamatan Bank Century ternyata justru berpotensi merugikan negara. JK yang juga mantan pendamping SBY, ujar Burhan, berani mengatakan kebijakan penjaminan simpanan nasabah secara penuh (blanket guarantee) pun dianggap malah bisa memicu BLBI jilid II.

"Boediono harus lebih cepat, karena lebih baik. Boediono harus menjelaskan seperti apakah betul BI tidak memiliki standar tentang bank gagal, dan sampai sekarang belum ada penjelasan," pungkasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.