INILAH.COM, Jakarta - Partai Hanura menyatakan belum ada kepastian tentang kemungkinan bergabungnya Surya Paloh dan menjadi pengganti Wiranto sebagai Ketua Umum.
"Belum ada kepastian dan terlalu dini bicara tentang bergabungnya beliau," kata juru bicara Partai Hanura Jogi Suhandoyo di Jakarta, Sabtu (28/11).
Suhandoyo menegaskan, hingga kini sesuai hasil Rapat Pimpinan Nasional Partai Hanura pada Oktober silam, mayoritas DPD masih mengusung Wiranto sebagai ketua umum partai tersebut periode mendatang. Wiranto sampai saat ini masih menjadi Ketua Umum DPP Partai Hanura .
"Sampai sekarang, Wiranto masih menjadi calon kuat untuk maju kembali sebagai ketua umum Hanura periode mendatang," kata Suhandoyo. Partai Hanura dijadwalkan menggelar Musyawarah Nasional pada awal Februari 2010 dengan agenda konsolidasi partai dan pemilihan ketua umum baru.
Sebelumnya, beredar santer di kalangan elit Partai Golkar tentang kepindahan Surya Paloh ke Hanura, karena kecewa dengan hasil Munas di Riau yang dianggap tidak demokratis. Surya Paloh kalah dalam persaingan dengan Aburizal Bakrie dalam memperebutkan posisi Ketua Umum DPP Partai Golkar di Riau itu.
Jabatan terakhir Surya Paloh di Golongan Karya adalah Ketua Dewan Penasehat dan kini posisinya dijabat oleh Akbar Tandjung.
Kader Golkar yang sebelumnya juga menyatakan pindah dari partai berlambang pohon beringin itu adalah Yuddy Chrisnandi. Tokoh muda Golkar itu, berencana hijrah ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang tokoh utamanya adalah Prabowo Subianto. [mut]