INILAH.COM, Jakarta - PT CIMB Securities Indonesia mempertahankan rating Adaro Energy (ADRO) pada Outperform dengan target harga untuk 2010 Rp2.300 dari sebelumnya Rp1.900.
Demikian riset harian analis CIMB Securities Mastono Ali kepada INILAH.COM, Kamis (26/11). "Kami menaikkan FY10-11 EPS sebanyak 3-10% dan menurunkan FY09 sebanyak 1,5% karena perubahan asumsi angka produksi," prediksi Mastono Ali.
Ia menambahkan, produksi FY10-11 dan ASP akan memberikan upside dan melihat katalis kunci datang dari result yang solid, potensi M&A seperti tambang milik BHP di Maruwai dan dividen yang lebih besar dari cash position yang kuat.
Perusahaan tambang batubara ini membukukan pertumbuhan laba bersih signifikan pada semester I-2009, mencapai 1.507% menjadi Rp2,294 triliun dibanding periode yang sama 2008 hanya Rp140 miliar. Kenaikan harga rata-rata batubara berhasil mendongkrak penjualan tumbuh 64%.
Pendapatan ADRO sepanjang semester I-2009 mencapai Rp 12,897 triliun, naik 64% dibanding periode yang sama 2008 sebesar Rp7,846 triliun. Volume produksi batubara ADRO di semester I-2009 menurun tipis sebesar 1% menjadi 18 juta ton dari sebelumnya 18,26 juta ton. Volume penjualan batubara mengalami penurunan sebesar 11% menjadi 17,8 juta ton dari sebelumnya 20,1 juta ton. [san/cms]