INILAH.COM, Portsmouth - Suporter Portsmouth siap mengepung Sir Alex Ferguson, yang akan berada di bangku stadion saat Manchester United bermain di Fratton Park melawan Portsmouth, dengan berbagai kebisingan yang akan mengganggu jalur komunikasinya dengan sang asisten.
Keberadaan Ferguson di bangku penonton, atau tepatnya di bangku direktur di Fratton Park, merupakan hukuman akibat dari ucapan pelatih asal Skotlandia itu pada wasit Alan Wiley.
Untuk menginstruksikan anak asuhnya, Ferguson akan mendapatkan bantuan dari sang asisten, Mike Phelan. Keduanya akan saling berkomunikasi, namun Fergie mengaku jika dirinya menakuti satu hal.
Saya akan berkomunikasi di laga itu (MU - Porsmouth). Satu-satunya masalah adalah tempat yang bising di Fratton Park. Bangku direksi di Fratton Park berada di tribun penonton yang akan menimbulkan suara bising dari drum dan segala macam bunyi-bunyian, kata Ferguson.
Salah satu fans nomor satu The Pompey, John Westwood mengaku akan melakukan apapun untuk mengganggu komunikasi antara Ferguson di bangku penonton dan sang asisten yang berada di sisi lapangan.
Jika kami dapat memutus hubungan antara Fergie dan timnya, maka kami akan melakukannya. Kami adalah fans yang terkenal dengan kebisingannya dan pendapat Fergie mengenai kami hanya akan membuat kami semakin berisik, ujar Westwood.
Para penonton ingin ikut terlibat dalam pertandingan Portsmouth. Saya terbiasa membawa drum bass yang besar, tetapi itu kemudian dilarang karena berbagai alasan. Namun snar drum tidak akan kalah bisingnya, imbuh orang yang telah mengganti namanya dengan John Anthony Portsmouth Football Club Westwood.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !