INILAH.COM, Jakarta - Penggagas angket Century yang tergabung dalam Tim 9 menemui mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Mereka pun mendapatkan tiga nasihat dari Gus Dur.
Tiga nasihat Gus Dur itu adalah, pertama, adil bagi semua. Kedua, terbuka dan tidak boleh ditutupi. Ketiga, harus ada keadilan, keterbukaan dan persamaan di antara semua pihak.
"Kita dukung habis-habisan. Pesan saya, mari tegakkan kedaulatan hukum dan ini mudah-mudahan berhasil," ujar Gus Dur saat menerima penggagas hak angket Bank Century di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (28/11).
Gus Dur mengatakan, sebagai pihak yang berada di luar DPR, dirinya tetap mendukung agar skandal bailout Century itu di bongkar.
"Tapi karena saya di luar DPR, saya tidak mau memformalkan diri. Tetapi, kita dukung habis-habisan," kata pendiri PKB itu.
Tak lupa, dirinya pun mengucapkan terima kasih telah didtangi para inisiator angket. Dengan begitu, Gus Dur merasa masih dihargai sebagai salah satu tokoh nasional.
"Saya ucapkan terima kasih karena mau datang ke sini. Mudah-mudahan dengan ini, kita bisa mencari kebenaran," ucapnya.
Para penggagas yang tergabung dalam Tim 9 yang hadir dalam pertemuan itu antara lain, Bambang Susatyo dari Fraksi Partai Golkar, Maruarar Sirait dari Fraski PDIP, Chandra Kertawijaya dari Fraksi PAN, Misbakhun dari Fraksi PKS dan Lily Wahid dari Fraksi PKB. [*/mut]