INILAH.COM, Jakarta - Suara Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kasus aliran dana Bank Century dianggap sangat penting. Pasalnya, JK merupakan kunci jalur yang terputus (missing link) atas adanya dana talangan uang negara sebesar Rp 6,7 triliun ke Bank Century.
"Pak JK itu harus bicara. Ini keharusan moral. Karena dialah yang membuka kasus ini bahwa terjadi perampokan uang negara. Dan ini terjadi pada pemerintahannya," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (29/11).
Menurut dia, JK juga merupakan pihak yang kewenangannya dilangkahi oleh Menteri Keuangan saat ini, yang menjabat sebagai ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani. "JK itu kunci investigasi tentang adanya bailout. Kalau tidak bicara, maka ada jalinan yang terputus seperti kasus Chandra-Bibit," katanya.
Memang, kata Ray, saat ini banyak pihak - pihak yang melobi JK agar tidak mengungkap dana Bank Century. Misalnya saja desas desus yang beredar bahwa JK didatangi Trio Mallarangeng untuk meredam JK berbicara tentang Century.
"Kita kenal JK sebagai negarawan yang menuruti nurani. Kita tantang nuraninya untuk bicara. Kalau nanti diam, ekspektasi dan pencapaian yang sangat luar biasa dalam Capres akan turun," paparnya. [mvi/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !