INILAH.COM, Jakarta - Mantan wakil Presiden Jusuf Kalla dinilai memiliki andil besar dalam mengungkap kasus skandal Bank Century. Secara politik, putra Makassar ini bisa dijadikan saksi kunci untuk membongkar kebobrokan perbankan Indonesia.
"Secara politik Pak JK bisa menjadi saksi kunci, semua soal Bank Century sudah diaudit BPK, sudah sangat jelas laporan audit investigasinya bahwa ada rekayasa," ujar Juru Bicara Komite Bangkit Indonesia Adhi Masardi saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (29/11).
Adhi menjelaskan kesaksian JK sangat penting. Sebab, pada saat mencuatnya kasus dana talangan 6,7 triliun ini, JK berada di pusat kekuasaan. Besar kemungkinan, segala sesuatu yang berhubungan dengan rekayasa Bank Century diketahui oleh mantan ketua umum Golkar itu.
"Pada prakteknya, Menteri Keuangan dan Boediono yang saat itu menjabat sebagai gubernur BI bergerak berdasarkan Perpu no 4 tahun 2008 yang pada 18 Desember lalu ditolak DPR. Kita tidak tahu siapa yang memerintahkan atau mengusulkan Presiden untuk mengeluarkan Perpu tersebut. Setelah dikaji dapat diketahui bahwa Perpu tersebut hanya ditujukan untuk Bank Century," tambah Adhi.
Tak bisa dipungkiri selain JK yang memiliki andil besar dalam pengungkapan skandal Bank Century ini adalah DPR. DPR juga menjadi tumpuan yang dapat menguak tabir Perpu No 4 tahun 2008 serta talangan dana Bank Century yang hingga kini tak kunjung selesai. [bar]