inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

JK Saksi Kunci Skandal Bank Century

Headline
Adhi Masardi - inilah.com
Oleh: Dwifantya Aquina
Minggu, 29 November 2009 | 11:34 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Mantan wakil Presiden Jusuf Kalla dinilai memiliki andil besar dalam mengungkap kasus skandal Bank Century. Secara politik, putra Makassar ini bisa dijadikan saksi kunci untuk membongkar kebobrokan perbankan Indonesia.

"Secara politik Pak JK bisa menjadi saksi kunci, semua soal Bank Century sudah diaudit BPK, sudah sangat jelas laporan audit investigasinya bahwa ada rekayasa," ujar Juru Bicara Komite Bangkit Indonesia Adhi Masardi saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (29/11).

Adhi menjelaskan kesaksian JK sangat penting. Sebab, pada saat mencuatnya kasus dana talangan 6,7 triliun ini, JK berada di pusat kekuasaan. Besar kemungkinan, segala sesuatu yang berhubungan dengan rekayasa Bank Century diketahui oleh mantan ketua umum Golkar itu.

"Pada prakteknya, Menteri Keuangan dan Boediono yang saat itu menjabat sebagai gubernur BI bergerak berdasarkan Perpu no 4 tahun 2008 yang pada 18 Desember lalu ditolak DPR. Kita tidak tahu siapa yang memerintahkan atau mengusulkan Presiden untuk mengeluarkan Perpu tersebut. Setelah dikaji dapat diketahui bahwa Perpu tersebut hanya ditujukan untuk Bank Century," tambah Adhi.

Tak bisa dipungkiri selain JK yang memiliki andil besar dalam pengungkapan skandal Bank Century ini adalah DPR. DPR juga menjadi tumpuan yang dapat menguak tabir Perpu No 4 tahun 2008 serta talangan dana Bank Century yang hingga kini tak kunjung selesai. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
analyst @ Minggu, 29 November 2009 | 13:11 WIB
Mas Adhi, Saya berharap pengungkapan masalah Bank Century terjadi secara adil, jujur dan fair tidak di tunggangi maksud-maksud tertentu seperti pertarungan ideologi ekonomi (antara Indonesia Bangkit dengan yang katanya neoliberal), atau orang-orng yang mendorong untuk reshuffle kabinet atau hanya untuk mencari popularitas diatas panggung Century. Mohon di ketahui kalau rancangan UU yang di sebut oleh Mas Adhi sudah dibicarakan di DPR jauh sebelum kasus Bank Century ada. Kira-kira 2 tahun sebelumnya. Jadi teliti dulu baru ngomong ...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.