INILAH.COM, Jakarta - Selisih kurs memberikan dampak pada kinerja Bank Mutiara, dulunya Bank Century, laba bersih bulanan dari September ke Oktober pun turun Rp6 miliar.
"Di September laba Rp237 miliar, Oktober jadi Rp231 miliar. Ini karena selisih kurs," ungkap Direktur Utama Bank Mutiara Maryono di Jakarta, pekan lalu.
Kendati turun tipis, Maryono menyatakan, pihaknya tetap optimis pada November ini akan mengalami kenaikan laba kembali sehubungan adanya persetujuan kredit. "November diharap bisa naik lagi, sebab pada Oktober kita sudah setjui kredit Rp950 miliar. Plus November ini sekitar Rp100 miliar lagi," papar Maryono.
Sementara proyeksi laba bersih Bank Mutiara hingga 5 tahun ke depan diperkirakan akan mencapai Rp1,25 triliun. "Ini asumsi sederhana, kalau kita bisa ambil laba rp230 miliar, kalau sampai akhir tahun (ini) bisa Rp250 miliar. Kalau 5 tahun, itu bisa Rp1,25 triliun," ujarnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !