INILAH.COM, Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah tidak memiliki proyek di Uni Emirat Arab Dubai, karena persaingan ketat sehingga mengalihkan bisnisnya ke Aljazair."Kita sudah selesai di Dubai sekitar akhir 2007. Pada saat itu kita mengirim engineer untuk kontraktor Singapura," ujar Corporate Secretary PT Wijaya Karta Tbk (WIKA) Natal Argawan Pardede, saat dihubungi
INILAH.COM, Minggu (29/11).
Natal mengatakan, persaingan ketat dan tidak ada peluang bagus di Dubai sehingga WIKA mengalihkan proyek ke Aljazair dan negara di Afrika Utara lainnya. Namun, WIKA masih mengirim engineer ke Dubai. "Kita sudah jenuh melakukan proyek di Dubai karena persaingan ketat dan tidak ada peluang bagus sehingga kita beralih ke Afrika utara," tutur Natal.
Terakhir WIKA mengerjakan proyek di Agier (Aljazair) sebagai sub kontraktor Konsorsium kontraktor Jepang (COJAAL) untuk proyek East West Motorway. "Pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan pabrik beton pra cetak serta project management services untuk pembuatan drainage, jembatan dan jalan," jelas Natal.
Nilai investasi yang diperoleh hingga saat ini sekitar Rp500 miliar. WIKA telah memperoleh pendapatan dari total proyek hingga Oktober 2009 mencapai Rp8,2 triliun. Sedangkan per September 2009 mencapai Rp7,1 triliun. [hid]