inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Krisis Dubai, Investor Bisa Lari ke RI

Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Ari Purwanto
Minggu, 29 November 2009 | 14:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta Dengan adanya krisis Dubai saat ini, Indonesia memiliki peluang menjadi tempat pelarian investor dari negeri minyak tersebut. Walaupun tidak terjadi calam waktu cepat.

Hal itu dikatakan analis investasi PT GMT Aset Manajemen, Nico Simatupang, kepada INILAH.COM Minggu (29/11). Dubai World belum tentu memberikan sentimen negatif, kepanikan sehingga harga komoditas akan menurun. Namun terlalu dini untuk menyimpulkan kondisi ini akan berpengaruh buruk terhadap target investasi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp2.000 triliun, katanya.

Dubai World memberikan shocking therapy terhadap kondisi keuangan global. Tetapi dampak signifikannya hanya akan dialami dalam jangka waktu dekat saja. Malahan untuk investasi, ada kecenderungan investor akan menanamkan modalnya di luar Uni Emirat Arab. Mungkin saja para investor akan keluar dari Uni Emirat Arab, tapi ini juga tidak dalam waktu singkat, ujar Nico.

Kecenderungan intervensi pemerintah Uni Emirat Arab terhadap resesi Dubai World bisa di jadikan variabel yang harus dihitung dalam menentukan kemungkinan yang akan terjadi.

Krisis di Timur Tengah datang setelah Dubai World mengumumkan penundaan pembayaran utang sekitar US$60 miliar. Pengumuman penundaan pembayaran ini membuat bursa saham Asia melemah. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.