INILAH.COM, Jakarta - Direktur Eksekuif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Djaelani mengungkapkan, harga saham Bank Century saat dibeli LPS hanya senilai 1 sen per lembarnya.
"Saat diambil alih, saham lama dinilai nominal 1 sen. Jadi dengan PMS (penyertaan modal sementara) Rp6,7 triliun, maka saham yang dimiliki sebesar 99,996 persen," ujarnya di Jakarta, pekan lalu.
Berdasar laporan keuangan perseroan per kuartal III 2009, LPS memegang saham Century (kini bernama Bank Mutiara) sebanyak 676.236.100.000.000 lembar saham atau 99,996%. Sementara pemegang saham lama, baik publik maupun non publik, hanya memegang 28.350.177.000 lembar saham atau 0,004%.
Saat diambil alih LPS, modal perseroan berdasar assessment Bank Indonesia telah negatif Rp2.171.602, dengan posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar negati 35,92%. "Dalam undang-undang LPS, jika saat diambil alih ekuitasnya negatif maka pada saat dijual nanti, pemegang saham lama gak dapat bagian," ujarnya.
LPS sendiri diberi tenggat waktu untuk memberesi manajemen perseroan selama 3 tahun, sebelum dijual kepada investor. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !