Senin, 28 Mei 2012 | 20:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Amien: Boediono Harus Nonaktif
Headline
Amien Rais - inilah.com /Dokumen
Oleh: Bayu Hermawan
web - Minggu, 29 November 2009 | 17:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Jika memang seorang negarawan, Wapres Boediono seharusnya mundur. Jika hasil akhir membuktikan tidak bersalah dalam skandal Bank Century, Boediono bisa aktif kembali sebagai wapres.

"Ya, non aktif. Dengan demikian itu akan memunculkan bahwa dia adalah negarawan, ksatria, bukan politisi bulukan, bukan buto cakil. Nonaktif dulu sampai ada pengungkapan oleh DPR dan KPK," kata mantan Ketua MPR Amien Rais usai bertemu dengan Tim 9 di kediamannya, Taman Gandaria, Jakarta Selatan, Minggu (29/11).

Terkait adanya hak angket Bank Century di DPR, Amien mengaku berada di posisi tengah, yakni antara pesimis dan optimis. Amien kurang yakin mengingat prestasi di DPR itu memang belum pernah menggolkan interpretasi hak angket apapun.

"Semua kandas di tengah jalan. Interpretasi impor beras kandas, angket BBM kandas, dan lain sebagainya. Oleh karena itu saya agak pesimis terus terang," ujarnya.

Namun, lanjut Amien, dirinya menjadi optimistis, karena sekarang ini nampaknya ada fenomena yang ibarat orkes itu lagunya sama. Dari yang memegang gitar sampai ketipung sudah sama, yaitu mengenai Bank Century.

"Dan itu tidak boleh gagal. Semoga ini tidak gagal dan hangat-hangat tahi ayam. DPR tidak boleh masuk angin, tahan banting, tahan amplop, dan iming-iming segala macam. Kalo perlu man to man marking," pungkasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.