INILAH.COM, Milan - Inter Milan berhasil melalui hadangan Fiorentina dengan kemenangan tipis 1-0 di Giuseppe Meazza. Gol baru tercipta menjelang akhir pertandingan hari Minggu malam (29/11), WIB.
Jose Mourinho menggunakan pola 4-3-3 dengan Samuel Etoo, Diego Milito, dan Ricardo Quaresma di lini depan. Di tengah, trio Sulley Muntari, Esteban Cambiasso, dan Dejan Stankovic bekerja sama mengatur ritme permainan. Di belakang, absennya Maicon di sisi kanan diisi oleh sang kapten Javier Zanetti. Sisanya diisi Walter Samuel, Lucio, dan Cristian Chivu di sisi kiri. Julio Cesar kokoh berdiri di bawah mistar gawang.
Cesare Prandelli menurunkan Alberto Gilardino sendirian di lini depan, disokong Juan Vargas, Mario Santana, dan Mario Marchionni di lini kedua. Di tengah diisi duet Cristiano Zanetti dan Ricardo Montolivo. Di belakang, Per Kroldrup, Dario Dainelli, Massimo Gobbi, dan Gianluca Comotto bahu membahu mencegah gawang Sebastien Frey kebobolan.
Pertandingan berjalan cukup imbang, dengan Inter sebagai tuan rumah sedikit menguasai jalannya pertandingan dengan perbandingan 57:43. Sementara dari tembakan ke gawang, Nerazzurri 16 kali La Viola 14 kali.
Meski demikian, gol baru tercipta di menit-menit akhir babak kedua. Gianluca Comotto menjatuhkan Milito di kotak penalti. Atas pelanggaran ini, wasit menghadiahi Comotto kartu kuning dan tendangan penalti untuk Inter.
Diego Milito yang ditunjuk sebagai algojo tanpa kesulitan mengeksekusi bola, mengubah kedudukan menjadi 1-0 pada menit ke 85.
Nerazzurri berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan sekaligus memastikan tiga poin dalam genggaman. Raihan ini memantapkan posisi mereka di puncak klasemen dengan 35 poin dari 14 pertandingan, memperlebar jarak dengan peringkat kedua Juventus, yang meraih 27 poin dari 14 pertandingan.
Juventus sendiri takluk 2-0 di kandang Cagliari lewat gol Nene dan Alessandro Matri.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !