INILAH.COM, Makassar - Laga lanjutan Liga Super antara Persipura Jayapura melawan Persib Bandung di stadion Mattoangin, Minggu (29/11) malam menyisakan geram di kubu Maung Bandung.
Persipura tampil sebagai pemenang lewat gol semata wayang yang dicetak Beto, namun Manajer Persib, Umuh Muthar, menengarai wasit Sutiono berlaku tak adil.
" Beberapa pelanggaran keras oleh lawan tidak ada kartu kuning Persipura, jadinya mereka semakin menjadi-jadi. Kami banyak peluang tapi mereka selalu memukul pemain dari belakang. Jelas kami kalah karena dirampok oleh wasit," kata Umuh pada wartawan usai pertandingan.
Umuh lalu mengambil contoh saat Jack Komboy mengganjal pemain Persib Hilton Morera di kotak penalti, Mestinya hadiah (penalti) buat Persib. Tapi kenapa eksekusinya di lauar kotak penalti, ini kan kecurangan wasit," tegasnya.
Bagi Umuh, ketidak adilan wasit lebih menyakitkan daripada kekalahan itu sendiri.
"Kami pernah kalah sebelumnya di Balikpapan tapi kami menerima dengan lapang dada karena murni kekalahan, bukan karena wasitnya, karena waktu itu wasitnya bagus," imbuhnya.
Lebih lanjut, Umuh berniat melayangkan surat protes resmi ke PT Liga Indonesia ( LI ) dan meminta pihak berwenang memberikan teguran pada wasit Sutiono dari Sidoarjo itu.
"Biarkan LI yang memberikan hukuman sebab kalau dibiarkan akan muncul Sutiono-Sutiono yang lain yang akan merusak citra para wasit," tandasnya.
Sementara itu, sang pelatih, Jaya Hartono, mengungkapkan bahwa sebelum pertandingan dimulai, Christian Gonzales mendapat ancaman oleh wasit. " Gonzales bilang ke saya, wasit sempat bilang ke dia jangan harap kamu menang di sini. Kalau tidak percaya tanya saja Gonzales," jelas Hartono.
Sementara, Christian Gonzales saat ditemui di ruang ganti tidak mau berkomentar. Ia hanya meminta wartawan bertanya langsung pada wasit apa yang Sutiono katakan sebelum bertanding.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !