INILAH.COM, Jakarta - Setidaknya PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengembangkan 4 proyek komoditas di 2010.
Hal ini disampaikan manajemen Antam ke Bursa dalam paparan publiknya terkait acara 'Investor Summit', di Jakarta, Senin (30/11).
Keempat proyek yang akan dikembangkan pada 2010 mendatang itu adalah proyek Chemical Grade Alumina Taya atau pengolahan bauksit menjadi CGA. Antam memiliki 65% saham dalam proyek ini, sementara Showa Denko & Marubeni Corp (Japan) 35%. Estimasi dari proyek ini sekitar US$400 juta. Saat ini proyek tersebut dalam financing process, negosiasi perjanjian, dan retender EPC Contractor yang diharapkan selesai pada kuartal pertama 2010.
Pengembangan lainnya adalah proyek emas Cibaliung atau diversifikasi komoditas Antam ke emas dan perak. Antam memiliki 100% saham di proyek ini, di mana estimasi nilai proyeknya mencapai US$40 juta. Saat ini proyek tersebut baru dalam tahap konstruksi. Operasi komersialnya diharapkan pada Semester 2-2010, sedang produksi awal logam emas di Semester 2-2010 sekitar 500 kilogram, selanjutnya bisa mencapai 2 ton.
Sementara untuk proyek PLTU Pomalaa atau suplai listrik untuk pabrik feronikel untuk menurunkan biaya produksi, di mana Antam memliki 20% saham dan 80%-nya dimiliki Mitra IPP. Adapun estimasi nilai proyeknya mencapai US$300 juta. Saat ini proyek tersebut sedang dalam studi kelayakan, negosiasi dengan mitra, dan kajian ulang nilai proyek.
Sedang proyek lainnya adalah FeNi Halmahera atau pengolahan bijih nikel menjadi feronikel. Proyek ini masih dalam kajian, di mana FS telah selesai, dan tengah mencari mitra baru. [cms]