INILAH.COM, Jakarta - Aksi demo Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) pada hari Minggu di Bundaran HI dengan tuntutan pembongkaran kasus Century harus bersih dari kepentingan politik tertentu.
Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan, pelaksanaan demo yang mengganggu masyarakat umum dan perayaan hari besar harusnya dilarang.
"Pada dasarnya hari besar, peraturan tidak boleh," ujarnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin siang.
Sementara Sosiolog dari Universitas Indonesia Kastorius Sinaga mengungkapkan aksi demo Kompak tetap harus diwaspadai agar gerakannya tidak terkait politik praktis.
"Kompak ini kan gerakan secara moral. Gerakan moral tersebut harusnya tidak terkontaminasi agenda politik tertentu," tandasnya.
Disisi lain, Kasto menyinggung masalah aksi-aksi semacam ini agar tidak menimbulkan gesekan di masyarakat. "Akan menjadi tidak baik, jika gerakan moral semacam itu bermaksud menghancurkan kredibilitas pemerintah" ungkapnya.
Kasto juga meminta dalam aksi demo agar tidak membawa simbol-simbol agama dan tidak dilakukan pada hari libur apalagi dalam suasana Idul Adha. [wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !