INILAH.COM, Jakarta - Patah hati lantaran lamarannya ditolak oleh sang kekasih membuat Ahmad Asyari, 23, stress dan nekat gantung diri, Senin sekitar pukul 11.00.
Ahmad Asyari karyawan mebel ini banting tulang untuk membantu biaya sekolah Ayu, 20, pacarnya hingga tamat. Dengan harapan setelah tamat sekolah SMA dapat menjadi isterinya.
Namun kenyataan berbeda, ketika Asyari datang dengan keluarganya untuk meminang sang kekasih tiba-tiba Ayu menolak lamaran itu. Ini mungkin karena Ayu sekarang sudah bisa mencari uang sendiri dan berubah pikiran.
Tidak itu saja, ternyata Ayu diam-diam sudah mempunyai kekasih baru. Ini yang membuat Asyari kecewa dan lamarannya ditolak oleh Ayu yang sudah dibiayai sekolahnya.
Asyari pun stress dan kemudian nekat gantung diri di rumahnya di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta timur ketika orangtuanya sedang bekerja.
Asyari gantung diri menggunakan sebuah tambang berwarna merah dan ditemukan oleh Mukhtar, 50, ayah korban yang bekerja di TMII.
Menurut menurut tante korban, Tesi, Asyari memang pemuda yang pendiam dan tertutup, jarang sekali bergaul dengan teman-teman disekitar rumahnya. Kasus bunuh diri ini ditangani oleh Polsek Cipayung. [wdh]