INILAH.COM, Jakarta - Aksi demonstrasi depan Gedung DPR Selasa (1/12) mulai memanas. Dua kelompok aksi massa underbow PDI-P melakukan pembakaran bendera Partai Demokrat. Juga, foto Menkeu Sri Mulyani dan Boediono.
Pukul 13.35, massa mulai kelihatan kepanasan. Massa masih terbagi ke dalam dua kelompok besar dengan tema aksi yang berbeda-beda.
Di sebelah kiri, hampir 1.500 massa dari Repdem dan Jamper. Dua kelompok massa ini adalah underbow PDI-P. Selain berorasi, mereka juga membawa bendera PDI-P.
Massa di sebelah kanan, yang jumlah lebih sedikit, adalah massa dari mahasiswa. Mereka adalah aktivis PB HMI. Sedangkan massa aksi yang terlibat berasal dari cabang-cabang HMI se-Jabodetabek.
Massa underbow PDI-P tidak banyak berorasi. Mereka hanya berteriak "maling-maling" atau "kembalikan duit rakyat."
Sedangkan massa mahasiswa terus melakukan orasi, yang intinya mereka akan mengawal Hak Angket Century agar tidak ditunggangi kepentingan-kepentingan politik, apalagi uang.
Massa Redpem dan Jamper mulai gelisah karena udara mulai panas. Ditambah dengan kemacetan yang semakin tinggi. Akhirnya, massa itu melakukan aksi puncaknya. Yaitu, dengan melakukan pembakaran foto Sri Mulyani, Boediono dan beberapa bendera Partai Demokrat.
Selanjutnya, massa Redpem dan Jamper mulai bergerak meninggalkan lokasi aksi. Mereka bergerak dengan metromini menuju ke arah Slipi.
Sementara, massa mahasiswa masih tetap bertahan. Mereka terus berorasi.[iaf/ims]