INILAH.COM, Jakarta - Tim 9 mengaku merasa kecewa dengan sikap Ketua DPR Marzuki Alie yang tidak mendengarkan pendapat dari tim pengusul dalam rapat paripurna DPR. Ketua DPR langsung mengetok palu bahwa usulan angket akhirnya disetujui sebagai pansus angket.
"Kami sebenarnya tadi ingin dibacakan, tapi ternyata ketua DPR punya pikiran lain. Kecewa," ujar anggota Tim 9 Maruarar Sirait di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/12).
Maruarar mengatakan, karena sudah disahkan Tim 9 tidak bisa berbuat apa-apa lagi. "Yang penting sudah dibuktikan bahwa kami tidak mengada-ada," ujarnya.
Ara memaparkan, dengan pengesahan hak angket tersebut dugaan tim 9 berarti terbukti setelah ada dukungan dari 502 anggota dewan untuk mengusut kemana mengalirnya aliran dana bank century, yang merugikan negara sebesar Rp 6,7 triliun.
"Sekarang pansus berubah, yaitu untuk meyakinkan masyarakat bahwa ada gunanya pansus dibentuk. Dan berguna juga untuk mendapatkan kepercayaan publik," kata dia.
Kedepannya, Tim 9 menurut Ara, akan memanggil pihak-pihak yang terkait atau tidak terkait langsung dengan aliran dana talangan Bank Century. "Kita punya hak untuk memanggil, kalau tidak datang kita bisa memaksa," pungkasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !