Selasa, 29 Mei 2012 | 04:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Isti Ayu Pratiwi
Semangat Kampanye Pengunaan Kondom
Headline
Oleh: Aris Danu Cahyono
web - Selasa, 1 Desember 2009 | 15:45 WIB
INILAH.COM, Banten - Peduli HIV-AIDS membuat Isti Ayu Pratiwi, juara kedua Puteri Indonesia 2009 jadi semangat kampanye penggunaan kondom. Sikap itu ada setelah bergabung di Puteri Indonesia.

Sedikit menyoal itu, berikut ini wawancara singkat INILAH.COM dengan Ayu, saat ditemui di Panti Werda Marfati, Jl Dr Sitanala, Tangerang, Banten, Selasa (1/12).

Ada imbauan bertepatan hari AIDS?
Saya melihat masih harus banyak dilakukan penyuluhan tentang HIV-AIDS sehingga masyarakat tahu akan bahayanya. Lalu bagi kita yang tidak terkena AIDS jangan mengucilkan penderita AIDS. Justru mereka harus kita rangkul agar tetap bersemangat. Itu harus kita lakukan. Bagaimana pun juga kita harus saling menolong antar sesama.

Berarti setuju kampanye pemakaian kondom
Kalau itu sih tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Ada positif dan ada negatifnya. Sebenarnya kampanye kondom itu bagus saja karena itu untuk mencegah dampaknya.

Lantas itu secara tak langsung menghalalkan seks bebas?
Kita harus melihat secara positif saja, bahwa tujuan sebenarnya bukan untuk itu. Aku sih setuju, malah semangat kampanyekan pengunaan kondom, kalau itu tujuannya positif.

Terlepas kondom dan AIDS, sekarang sibuk apa?
Kebetulan film terakhir saya Emak Ingin Naik Haji memang lagi promo. Jadi kalau bentrok jadwal Puteri Indonesia, saya nggak bisa ikut promo. Untungnya alhamduillah mereka (orang film. red) bisa mengerti, kok.

Kenapa sudah jadi artis, masih tertarik ikut Puteri Indonesia?
Ikut Puteri Indonesia kan kita bisa lebih peduli dengan lingkungan yang ada, karena kita terjun langsung. Kalau di dunia hiburan kan lebih kepada kepuasan pribadi. Selain itu di sini kan ada kegiatan sosialnya. Kalau hanya main sinetron saja, saya jadi nggak tahu kondisi lingkungan sekitar. Intinya dapat banyak tambahan pengalaman baru.

Prioritas kamu yang mana?
Saya mumpung masih muda, jadi cari pengalaman yang sebanyak-banyaknya. Di sinetron saya sudah coba dan sudah dapat pengalaman banyak. Sementara di sini banyak kegiatan sosialnya. Semoga keduanya berjalan selaras.

Puas?
Saya paling hanya ingin jadi sutradara. Tapi untuk itu saya masih harus banyak belajar. [aji/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.