INILAH.COM, Makassar - Menghadapi Persipura Jayapura pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (2/12) sore, Sriwijaya FC hanya menargetkan satu poin.
Pelatih SFC Rahmad Darmawan sadar menghadapi juara bertahan Persipura tidak pernah mudah. Terlebih bermain di partai tandang akan sangat menguras tenaga anak asuhnya.
Melihat situasi seperti itu, mantan pelatih Persija Jakarta tersebut mengaku akan puas hanya dengan satu poin. Menang dari Persipura dinilai cukup sulit, apalagi saat laga Community Shield, SFC harus bertekuk lutut menghadapi Persipura.
Bermain bola dimanapun keinginan selalu menang besar, kalau tidak tiga poin, satu poin juga bukan angka jelek melawan juara bertahan, ujar Rahmad saat jumpa pers persiapan kedua tim di Makassar, Selasa (1/12).
Meski begitu, Rahmad menilai ada sejumlah celah yang bisa dimanfaatkan tim Laskar Wong Kito. Kita bisa bermain bagus. Keuntungan kita adalah pemain Persipura banyak yang ikut di Sea Games, sementara kita full team, tandas Rahmad.
Dalam laga ini, empat pemain pilar Persipura yakni, Boaz Salosa, Imanuel Wanggai, Ricardo Salampessy dan Jack Komboy tidak bisa tampil.
Sementara itu, pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengaku yakin timnya masih bisa mengatasi permainan SFC meski tanpa kehadiran Boaz, yang harus membela tim nasional Indonesia U-23 di Sea Games Laos.
Banyak pemain yang absen bukan alasan meragukan pemain, kami (Persipura) sudah melakukan simulasi tanpa mereka dan mereka tetap bermain baik, apalagi dengan melawan selevel Sriwijaya, aku Jacksen.
Setap hari kita selalu simulasi pemain tanpa empat orang ini dan kita selalu evaluasi setiap usai pertandingan, kilahnya.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !