INILAH.COM, Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) akan membangun 'Blast Furnace' pada daerah hulu pada 2010 dengan investasi sebesar US$600 juta.
Demikian dikatakan Direktur Utama PT Krakatau Steel, Fazwar Bujang usai penandatangan MoA Pabrik Baja Terpadu KS-POSCO di Gedung Departemen Perindustrian, Rabu (2/11). "Pada 2010 kami mulai membangun Blash Furnace. Investasinya US$200 juta dan akan diambil dari dana revitalisasi dan US$400 untuk dana tambahan," katanya.
Fazwar menuturkan, pembangunan Blast Furnace tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing antara Krakatau Steel join venture Pohang Iron and Steel Corporation dengan Krakatau Steel Stand Alone.
Selain itu, kata dia, Blash Furnace tersebut nantinya juga dimaksudkan agar Krakatau Steel dapat mengurangi impor platenya. "Selama ini 30 persen plate kita impor. Diharapkan dengan adanya Blast Furnance impor tersebut dapat dikurangi," cetusnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !