INILAH.COM, Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyiapkan belanja modal Capital expendirute/capex 2010 menjadi Rp8,6 triliun dari capex 2009 sebesar Rp6,2 triliun.
"Capex 2010 ditetapkan mencapai Rp8,6 triliun, naik dari capex 2009 sebesar Rp6,2 triliun, sumber pendanaan akan diambil dari Pertamina Holding," jelas President Director PTPHE Salis S Aprilian di Jakarta,
Rabu (2/12).
Dia menambahkan adapun kegiatan yang dilakukan PHE pada 2010, dengan capex Rp8,6 triliun antara lain melakukan pemboran sekitar 100 sumur migas. "Capex 2010 akan diperuntukan untuk pemboran sumur developmen dan eksplorasi. Sumur eksplorasi diperkirakan mencapai 30 sumur, sementara sumur developmen ada 80 sumur, total 100 sumur," jelasnya.
Katanya lagi, bahkan pada Januari mendatang PHE berencana melakukan pemboran 3 sumur, 2 sumur developmen satu sumur eksplorasi. Adapun sumurnya tersebar di Jawa Barat dan Sumatera.
Sementara untuk capex 2009, Salis mengatakan sampai akhir tahun penyerapan capex diprediksikan hanya 95%. Adapun penyebab belum terserapnya dana capex 2009 antara lain dari saving PHE serta ada keterlambatan kegiatan eksplorasi. "Kegiatan eksplorasi di lapangan Pondok Tengah sedikit terlambat, ada kendala perizinan, karena peruntukan tanah tata ruang bukan untuk migas, sempat tergeser ke Mei, dari rencana semula ada Januari yang lalu," jelasnya. Selain itu ada juga faktor saving, ada beberapa seismik yang mampu lakukan saving di tambah juga dengan dolar yang melemah. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !