INILAH.COM, Jakarta- Kesan pertama INILAH.COM ketika memegang stang Gilera Nexus 500 cukup berat. Bagaimana tidak, skuter matik (skutik) bongsor ini memiliki bobot 199 kg!
Ah, cuek saja dengan berat segitu. Melongok ke bagian mesin, skutik yang dibandrol sama dengan Kijang Innova varian G (hampir Rp 200 juta) ini patut mendapat pujian. Saat dijajal dari bilangan Menteng menuju Pondok Indah melalui Kuningan pada tengah malam, mesin empat katup SOHC satu silinder berkapasitas 460 cc ini cukup stabil dan responsif melesat di kisaran 80 km per jam pada rpm 2.000. Skutik yang sudah dilengkapi teknologi injeksi bahan bakar juga nyaman jika bermanuver saat menghindari jalan sedikit berlubang, apalagi suspensi belakang bisa disetel naik-turun disesuaikan idealnya pengendara.
Untuk sistem pengeraman, Gilera Nexus memang sudah berkelas dunia. Rem cakram double berukuran 260 mm depan dan single rem cakram 240 mm Brembo di bagian belakang memberikan rasa aman 100% jika terjadi penghentian mendadak. Ban Pirelli Diablo yang cukup besar mampu membuat skutik ini tetap menapak jalan sekalipun dengan kecepatan diatas 80 km per jam. Untuk boks penyimpanan barang di bawah jok juga memiliki ruang yang cukup luas. Satu unit helm muat di dalam bok ini. Yang cukup menarik adalah digital odometer. Odometer yang terpisah dari stang, memberikan informasi penting bagi pengemudi. Odomoeter digital ini menampilkan kecepatan maksimum selama perjalanan, konsumsi bahan bakar per liter, keterangan waktu (jam dan tanggal), dan temperatur mesin.
Berhubungan dengan termperatur mesin, Nexus 500 ini memiliki katup untuk liquid cooler tepat berada di depan stang sebelah kanan. Sementara untuk di sebelah kiri, cukup untuk menyimpan kertas parkir dan uang receh. Selain itu posisi katup tangki bensin di antara jok dan stang memberikan kenyamanan untuk mengisi bahan bakar. Untuk konsumsi bahan bakar, dengan kecepatan rata-rata 60 km per jam, satu liter pertamax plus dilahap untuk jarak 18 km. Mesin besar seperti Nexus ini wajar mengonsumsi sekitar dua liter bensin untuk rute perjalanan sekitar 40 km.
Sayangnya, aaat berhadapan di perempatan jalan, Gilera Nexus bernasib sama dengan Aprilia Scarabeo yang pernah dijajal INILAH.COM sebelumnya. Tak banyak bikers yang menaruh perhatian kepada skutik yang hadir di Indonesia 2007 lalu. Mungkin karena tulisan NEXUS di sisi kiri dan kanan membuat orang-orang mengira skutik touring ini adalah buatan dari negri tirai bambu. Walupun demikian, Gilera Nexus 500 bisa menjadi pilihan utama bagi anda yang memang suka touring ke luar kota atau harus kerja di Jakarta dari luar kota. [Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !