Selasa, 29 Mei 2012 | 06:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pembangun BTS Diwarnai Ancaman Bunuh Diri
Headline
istimewa
Oleh:
web - Kamis, 3 Desember 2009 | 13:36 WIB
INILAH.COM, Kudus - Pemasangan instalasi menara selular di Desa Lau Kabupaten Kudus Jateng diwarnai ancaman bunuh diri seorang warga setempat yang menolak pembangunan.

Ancaman bunuh diri oleh warga bernama Sodiq warga RT1 RW IV tersebut, dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB, saat sejumlah pekerja proyek pembangunan menara telepon selular akan memasang sejumlah instalasi. Pembangunan tower tersebut ditargetkan harus selesai pekan ini.

Mengetahui para pekerja hendak memasang sejumlah instalasi, warga langsung menaiki tower yang memiliki ketinggian sekitar 50-an meter lebih untuk menghentikan paksa pemasangan instalasi telepon selular itu. Sebelumnya penolakan warga sekitar tidak diindahkan.

Berdasarkan sejumlah informasi yang ada, protes warga tidak hanya sekali dilakukan, tetapi berulang kali menyusul izin yang dikantongi kontraktor pembangunan tower hanya dari perangkat desa setempat dan beberapa warga sekitar bangunan tower yang diduga mendapat intimidasi dari pihak tertentu.

Bahkan, tanda tangan beberapa warga diduga dipalsukan untuk mendapatkan bukti persetujuan pendirian tower telepon selular dari sejumlah warga setempat.

Namun, protes warga belum mendapatkan jawaban yang memuaskan, hingga akhirnya ada salah seorang warga yang nekat mengancam bunuh diri dari atas tower.

Sejumlah perangkat desa atau kecamatan yang ada di lokasi belum bisa dimintai keterangannya terkait peristiwa tersebut.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.