Pasangan suami-istri Murdaya, tidak saja dikenal sebagai politisi. Selama bertahun-tahun, keduanya telah membangun imperium bisnis dengan jaringan mendunia.
Dari data yang dihimpun INILAH.COM, sampai saat ini, Murdaya Poo dan istrinya, Hartati Murdaya, memiliki lebih dari 50 perusahaan.
Induk dari seluruh perusahaan keluarga Poo itu ada di PT Central Cipta Murdaya (CCM) atau dulu lebih dikenal sebagai Grup Berca.
Perusahaan ini bergerak di bidang listrik, perdagangan, engineering, infrastruktur, teknologi informasi, manufaktur, agribisnis, kehutanan dan properti.
Di antara sekian banyak bisnis, PT CCM mencapai puncak kesuksesan ketika berhasil mendapatkan lisensi produksi sepatu Nike di Indonesia. Setelah itu, PT CCM menjadi agen pemasaran produk-produk teknologi top dunia, seperti IBM, HP, Hitachi, Fujitsu, dan Symantec.
Salah satu asset emas keluarga Murdaya Poo dan Hartati adalah PT Metropolitan Kencana (MK), sebuah Perusahaan properti yang dibeli dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) senilai Rp 600 miliar pada tahun 2002.
Melalui PT Metropolitan Kencana, suami-istri Murdaya memegang operasional Pondok Indah Mall I dan II, Wisma Metropolitan I dan II serta World Trade Center.
Suami-istri Murdaya juga sukses mengakuisisi Jakarta International Expo (JIE) dengan nilai transaksi US$ 120 juta atau sekitar Rp 1 triliun.
Keberhasilan PT CCM menguasai PT MK dan JITF sempat diwarnai kontroversi. Untuk kasus JITF, misalnya, hingga sekarang masih ada persoalan di pengadilan dengan pengusaha Edward Seky Soerjadjaya, putra William Soeryadjaya.
Selain itu, MK yang dibeli CCM lewat PT Karunia Paramita, dulu juga pernah disengketakan pemilik lama, termasuk keluarga Grup Salim. Tadinya komposisi pemegang saham PT MK adalah fifty-fifty antara Grup Salim dan konsorsium Ciputra.
Ciputra sendiri memiliki 9 persen saham. Sisanya dimiliki oleh rekan-rekannya, seperti Brasali, Secakusuma, Sukrisman dan lainnya.
Bisnis moncer lain suami-istri Murdaya adalah listrik, melalui PT Berca Indonesia Kentjana Sakti Indonesia Agen Asea Brown Boveri (ABB). Juga konstruksi dan engineering melalui PT Balfour Beatty Sakti, PT Altrak, PT Karunia Berca Indonesia dan PT Yamatake Berca Indonesia.
Untuk Teknologi Informasi, suami-istri Murdaya sukses melalui PT Berca Hardayaperkasa dengan menjadi agen HP, IBM, Hitachi, Fujitsu, Symantec.
Di bidang sepatu, mereka memiliki PT Hardaya Aneka Shoes dan PT Nagasakti Paramashoes. Di bidang kehutanan, ada PT Bina Balantak Raya dan PT Intraca Hutani Lestari. Perkebunan, ada PT Hardaya Inti Plantations. Plywood mereka memiliki PT Intracawood Manufacturing.[bersambung/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !