INILAH.COM, Jakarta - Importir produk tekstil asal China telah mengincar pasar Tanah Abang dan Turi untuk mempersiapkan ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA) pada 1 Januari 2010.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudradjat mengatakan dari kabar yang beredar para importir itu akan membeli satu lantai di sentra pasar tekstil Tanah Abang Jakarta. "Saya mendengar kabar dari para pedagang di Tanah Abang, produsen China sudah mau membeli satu lantai di Tanah abang, untuk memasarkan produk-produk dia," kata dia saat ditemui di acara Rapimnas Kadin, di Jakarta Kamis (3/12).
Dikatakan Ade, sebagai tahap awal para importir China akan mengincar pasar tekstil di Jakarta (Tanah Abang) dan Surabaya (Pasar Turi). Sedangkan yang menyedihkan lagi, sampai saat ini para produsen tekstil Indonesia masih belum melakukan apa-apa, termasuk melakukan penjajakan agresif di pasar China. "Mereka akan membuat basis di dua kota itu, kalau di Surabaya mungkin di Pasar Turi," jelasnya.
Selain itu, tambahnya, para produsen (importir) tekstil China akan melakukan dukungan dana atau pembiayaan bagi para pedagang yang akan menjual produk-produk tekstil asal China di kawasan Tanah Abang. Jadi akan sulit dihindari produk China membanjiri pasar Tanah Abang sebagai salah satu sentra pasar tekstil terbesar itu. "Mereka ini nantinya bertindak sebagai importir, grosir dan distributor. Ini (produk tekstil) yang dulu dihantam, setelah itu garmen," katanya. [hid]