INILAH.COM, Jakarta - Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat ini rajin meminta masukan dari sejumlah akademisi terkait polemik kasus Bank Century setelah KPK akan memanggil pejabat Depkeu dan LPS.
Pada Kamis kemarin, akademisi yang dipanggil adalah Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan dan pakar komunikasi Wimar Witoelar. Sehari sebelumnya, sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo juga tampak di Depkeu. Sedangkan pakar hukum Erman Rajagukguk dan Hikmahanto Juwana dipanggil di Kantor Pusat Pajak.
Anies Baswedan menjelaskan maksud kunjungannya ke Depkeu untuk mendiskusikan situasi nasional saat ini, termasuk soal polemik Bank Century. Dia menilai sudah saatnya memandang kasus-kasus yang merebak dari sisi legalitas, tidak lagi dari sisi politik. "Masa hampir 2 bulan bicara dua kasus ini saja. Banyak agenda pemerintah yang harus diselesaikan," katanya seperti dikutip dari Bisnis Indonesia.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin menegaskan akan memanggil pejabat Departemen Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) guna mendalami kasus pengucuran dana Rp6,7 triliun kepada PT Bank Century Tbk.
"Kami akan meminta keterangan untuk mengumpulkan data sebagai bentuk pendalaman karena sebelumnya KPK sudah mendapatkan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan," ujar juru bicara KPK Johan Budi di Jakarta. [hid]