INILAH.COM, Jakarta - Tirani parpol koalisi SBY kini menguasai Senayan. Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi, menilai, tirani koalisi SBY itu berpotensi menggembosi Pansus Century.
"Ada 3 hambatan yang bisa menggembosi pansus angket Century. Pertama, tirani koalisi yang secara matematika politik menguasai 75,6% kekuatan kursi di parlemen," ujarnya kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (4/12).
Kedua, sambungnya, adanya tirani fraksi. "Ini bahkan sudah terlihat sejak penentuan nama-nama anggota pansus yang ditentukan partai. Yang kritis belum tentu terpilih. Dominannya kepentingan politik fraksi buat anggota pansus tidak merdeka menyampaikan sikap dan hati nuraninya," jelas Burhan.
Ketiga, lanjutnya, adanya kartelisasi partai yang membuat deal-deal di belakang layar tidak hanya sebatas naikkan posisi tawar tapi juga akses terhadap sumber ekonomi. "Kartel juga menyandera parpol karna masing-masing pegang kartu truf lawan-lawan politik. Politisi bukan malaikat. Barter kasus untuk saling menyelamatkan ini terlihat dari kasus Bulogate II & Bank Bali. Daripada kotak pandora yg berisi skandal keuangan dan hukum semua partai terbuka, maka terjadilah barter kasus," katanya
Ia menilai, exit strategy ini merugikan publik karena tabir misteri Century tetap tak terungkap dan menambah panjang skandal-skandal kuangan yang melibatkan percaloan politik yang hanya berhenti di kambing hitam. [mut]