inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Tirani Koalisi SBY Gembosi Pansus Century'

Headline
inilah.com/Dokumen
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Jumat, 4 Desember 2009 | 10:17 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Tirani parpol koalisi SBY kini menguasai Senayan. Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi, menilai, tirani koalisi SBY itu berpotensi menggembosi Pansus Century.

"Ada 3 hambatan yang bisa menggembosi pansus angket Century. Pertama, tirani koalisi yang secara matematika politik menguasai 75,6% kekuatan kursi di parlemen," ujarnya kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (4/12).

Kedua, sambungnya, adanya tirani fraksi. "Ini bahkan sudah terlihat sejak penentuan nama-nama anggota pansus yang ditentukan partai. Yang kritis belum tentu terpilih. Dominannya kepentingan politik fraksi buat anggota pansus tidak merdeka menyampaikan sikap dan hati nuraninya," jelas Burhan.

Ketiga, lanjutnya, adanya kartelisasi partai yang membuat deal-deal di belakang layar tidak hanya sebatas naikkan posisi tawar tapi juga akses terhadap sumber ekonomi. "Kartel juga menyandera parpol karna masing-masing pegang kartu truf lawan-lawan politik. Politisi bukan malaikat. Barter kasus untuk saling menyelamatkan ini terlihat dari kasus Bulogate II & Bank Bali. Daripada kotak pandora yg berisi skandal keuangan dan hukum semua partai terbuka, maka terjadilah barter kasus," katanya

Ia menilai, exit strategy ini merugikan publik karena tabir misteri Century tetap tak terungkap dan menambah panjang skandal-skandal kuangan yang melibatkan percaloan politik yang hanya berhenti di kambing hitam. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.