INILAH.COM, Jakarta - Menneg BUMN Mustafa Abubakar mengatakan dari 30% saham BTN yang dilepas 40% diperuntukkan bagi pembeli asing dan 60% untuk investor lokal.
PT Jamsostek termasuk salah satu investor lokal yang menawarnya. "Yang masuk itu GIC, DWS, dan Jamsostek. Kalau Jamsostek masuk ini bagus sekali karena bisa disambut positif oleh investor lokal," katanya di Jakarta, Jumat (4/12).
Dia melanjutkan perkembangan terakhir penawaran saham IPO BTN sudah kelebihan permintaan (oversubsribed) hingga 2,04 kali atau mencapai Rp3,5 triliun. Secara keseluruhan oversubsribed Rp3,5 triliun, atau sebanyak 2,04 kali dari jumlah yang ditawarkan.
Menurutnya, harga saham BTN dipatok di level Rp800 per saham dari kisaran terendah
Rp 750 hingga tertinggi Rp 1.100. Berdasarkan harga itu, perolehan dana BTN
sudah mendekati Rp 1,9 triliun. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !