INILAH.COM, Surabaya - Spesialis perampasan motor yang kerap beraksi di Kota Malang, terjungkal diberondong timah Panas pada dua kakinya.
Aksi tegas aparat kepolisian ini mengakibatkan Arifin,22, warga Desa Donorejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, menyerah dan dengan mudah dibekuk polisi.
Arifin yang sudah lama jadi DPO Tim Buser Polresta Malang, tak bisa berkutik saat disergap usai pulang kerja. Pelaku kita sergap dirumahnya sepulang dari bekerja. Karena sudah lama jadi buruan kami, Polisi terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan, kata Kasatreskrim Polresta Malang AKP Ripto Himawan menjelaskan, tindakan tegas polisi ini dipicu karena Arifin adalah pelaku perampasan motor yang tidak segan-segan melukai korbannya dalam beraksi. Dari catatan kepolisian, Arifin adalah kawanan dari Husni Mubarok.
Sedangkan Mubarok tewas diberondong timah panas lantaran melawan dan melukai seorang Anggota Polisi yang hendak meringkusnya, usai melakukan perampasan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang, beberapa waktu lalu.
Saat beraksi, Arifin dan Mubarok selalu mengincar calon korbannya saat jalanan sepi. Terakhir, Arifin berhasil merampas motor Suzuki Satria FU milik Alfias Andreas,17, warga Perum Blimbing Indah Blok K. Saat itu, Arifin sempat memukulkan helm kepada Alfias saat melintas di Jalan Panji Suroso, Malang, pada malam hari.
Selain memburu beberapa kawanan Arifin yang masih kabur, tercatat Arifin sudah beraksi dan melakukan perampasan motor sebanyak 25 kali di wilayah hukum Polresta Malang.
Kami masih menelusuri jaringan pelaku sampai sejauh mana. Yang pasti, antara Arifin dan Mubarok adalah kawanan yang kerap melukai korbannya saat melakukan perampasan motor, ungkap AKP Ripto Himawan. [wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !