INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPR RI yang baru saja dilengserkan dari jabatannya sebagai Sekjen Partai Demokrat, Marzuki Alie mengatakan bahwa aksi yang akan digelar tanggal 9 Desember adalah untuk mengalihkan masalah.
Di sela-sela Rapimnas Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, Sabtu (5/12), Marzuki menilai bahwa sinyal Presiden SBY tentang aksi sosial 9 Desember adalah upaya mengalihkan masalah korupsi dengan penegak hukum.
''Sebagai Presiden, beliau pasti banyak intelnya. Kita juga tahu bahwa tanggal 9 Desember adalah Hari Korupsi se-duni,'' kata Marzuki.
Masalahnya, jangan sampai tema itu kemudian dialihkan menjadi opini seolah-olah ada masalah dengan penegak hukum di Indonesia.
''Kemudian dimunculkan opini bahwa masalah Bank Century dikait-kaitkan dengan partai. Ini yang dikhawatirkan dan ini luar biasa. Ini sama saja dengan pembusukan. Sebab, ini menyangkut nama partai. Sebab, ini akan kena pada semua partai. Ini menyangkut opini masyarakat,'' tegasnya.
Jadi, fitnah dong?
''Ya, jelas. Karena itu, buktikanlah kalau ada korupsi. Kita harus punya data. Buka aksi membentuk opini,'' tegasnya.[ims]