Senin, 28 Mei 2012 | 20:16 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hadiri Pertemuan Darmawangsa Gulingkan SBY
Din: Itu Fitnah dan Pembohongan Publik
Headline
Din Syamsuddin - inilah.com /Dokumen
Oleh: R Ferdian Andi R
web - Minggu, 6 Desember 2009 | 13:11 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin membantah menghadiri pertemuan Darmawangsa yang beragendakan utama menjatuhkan pemerintahan SBY, yang akan dilancarkan pada 9 Desember.

"Saya tidak tahu apa itu Kelompok Darmawangsa, karena saya tidak pernah hadir di sana. Kalau ada yang menyebut saya hadir adalah fitnah dan pembohongan publik," ujarnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (6/12).

Din yang tengah berada di Melbourne, Australia menghadiri Parliament of World's Religions itu menjelaskan, pada 30 November memang dirinya pernah mengundang berbagai elemen masyarakat madani untuk berkumpul di Gedung Muhammadiyah yang melahirkan pernyataan bersama untuk tuntaskan skandal Bank Century dan menyeret semua yang terlibat ke proses hukum.

"Saya mendukung dan bersedia jadi pembicara pada Aksi Damai memperingati Hari Anti Korupsi Internasional oleh Gerakan Indonesia Bersih, 9 Desember yang akan datang, sebagai bentuk komitmen membersihkan Indonesia dari
korupsi," jelas Din.

Bagi dia, semua warga negara yang anti korupsi tentu akan mendukung aksi tersebut. "Jadi, kalau ada yang curiga justeru patut dicurigai tdk sungguh2 bersikap anti korupsi," kata Din.

Sebaiknya, ia menghimbau, Pemerintah tidak bersikap reaktif apalagi reaksioner terhadap kritik masyarakat. Sikap demikian adalah anti demokrasi yang memberi peluang bagi kontrol sosial dan politik.

"Gelagat Pemerintah untuk membungkam kritik adalah bentuk authoritarianisme politik yang bertentangan dengan semangat demokrasi dan reformasi," tandas Din. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
4 Komentar
saluyu
Rabu, 9 Desember 2009 | 10:57 WIB
Sy prihatin atas komentar DIN (TVone)dlm menanggapi pidato SBY tgl 8 des 09, Kalo seorang tokoh bsr Agama pun sdh tdk bisa mengontrol RASA EMOSI, RASA TERSINGGUNG bgmna bisa Tokoh tsb bisa meredam kalo terjadi GEJOLAK di NEGERI tercinta ini.
bha-ghonk lee
Selasa, 8 Desember 2009 | 10:40 WIB
ya iyalah,karna Retno dkk orang Munafik,yg dibutakan o seseorang yg jelas tidk suka dikritik. ingat Retno dkk akan berhadpan dg rakyat yg medukung Din,termasuk saya.
retno
Senin, 7 Desember 2009 | 21:37 WIB
sama dari dulu aku gak simpati sama org yg namanya din itu. eneg liat mukanya n denger bicaranya
Ade
Minggu, 6 Desember 2009 | 13:56 WIB
Ga tahu kenapa, aku ga percaya ma Din...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.