Senin, 28 Mei 2012 | 20:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hadiri Pertemuan Darmawangsa Gulingkan SBY
Ray: Itu Kerjaannya Intelijen
Headline
Ray Rangkuti - inilah.com /Dokumen
Oleh: Fidela Hasworini
web - Minggu, 6 Desember 2009 | 13:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pertemuan Darmawangsa yang mengagendakan utama menggulingkan Presiden SBY dibantah tokoh-tokoh yang diduga hadir. Bahkan upaya itu dituding buah kreasi intelijen.

"Kalau melihat kerapian dari penyebaran isu ini, bahwa ada pemetaan data disampaikan pada isu tersebut, saya sih menduga ini sih kerjaannya intelijen," ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti di Jakarta, Minggu (6/12).

Ia mengatakan, pertemuan Darmawangsa pada Sabtu 5 Desember malam kemarin tidak benar dan tidak pernah ada. Selain itu, Ray menilai, pertemuan tersebut tidak jelas, karena tidak menyebutkan tanggal dan waktu, dan hanya menyebutkan tempat.

"Kan kalau kami mengadakan acara apapun itu kan jelas tanggal waktu dan tempatnya," tutur mantan Sekjen KIPP ini.

Ia menduga, yang menyebarkan isu tersebut adalah orang-orang yang ingin memecah belah elemen persatuan civil society. Selain itu, melemahkan gerakan society yang sebenarnya adalah mewiliki watak damai partisipatif.

"Dengan isu ini akan dibuat karakter baru bahwa civil society itu memiliki unsur kekerasan bermotif politik ataupun ada dukungan-dukungan partai," jelas Ray. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.