Senin, 28 Mei 2012 | 20:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY Minta Jangan Ada Dusta di Pansus Century
Headline
Presiden SBY - inilah.com/Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Minggu, 6 Desember 2009 | 15:38 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY menegaskan agar DPR membuka secara transparan skandal Bank Century. Kepada kadernya Ketua Dewan Pembina PD itu mengintsruksikan agar bekerja jujur.

"Saya ingin kader Partai Demokrat berada secara aktif terhadap pertanyaan dan rasa ingin tahu masyarakat. Termasuk kader yang berada di Panitia Angket Bank Century dengan terang membuka kasus itu, jangan ada dusta di antara kita," kata SBY dalam pidato sambutan dan pengarahan di Rapimnas III, JCC, Jakarta, Minggu (6/12).

Ia menegaskan data-data aliran dana Bank Century harus diketahui masyaratat, dari bukti audit PPATK, LPS, dan lainnya. Sehingga bisa membuktikan benar atau tidak ia dan kader PD lain terlibat.

"Sikap saya selaku kepala negara jelasa dan terang yaitu agar dibikin terang yang disebut kasus Bank Century itu agar rakyat mendapatkan kejelasan sejati," ujar dia.

Ia menerangkan kembali bahwa pada Oktober hingga Desember 2008 dunia termasuk RI dalam krisis perekonomian. "Kita ingin rasa ingin tahu rakyat bisa dijawab apa ada kejahatan dengan apa yang disebut tidakan itu (kejahatan politik perbankan) atau ada conflic of interest," imbuhnya.

SBY berpesan agar delapan kader PD yang tergabung di Pansus Angket Century, menjawab apa yang menjadi ketidakmengertian rakyat. Karena keadilan harus ditegakkan secara terang benderang. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.