INILAH.COM, Jakarta - Meski masih menginventarisir nama-nama yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Pansus Angket Century memastikan bakal memanggil Boediono dan Sri Mulyani Indrawati.
Anggota Pansus Bambang Soesatyo kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (6/12) mengatakan beberapa hari mendatang masyarakat sudah bisa mendapatkan nama-nama yang akan dipanggi Pansus Hak Angket DPR. Mereka termasuk pejabat tinggi atau mantan pejabat tinggi negara, sejumlah orang yang dinilai kompeten sebagai saksi, termasuk saksi ahli.
Hari-hari ini, lanjut dia, Pansus Hak Angket DPR masih menginventarisir sejumlah orang yang dinilai patut dan layak untuk dimintai keterangan atau kesaksiannya. Dan, sebagaimana dugaan dan keinginan Pansus maupun masyarakat.
"Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono (Kini Wapres), Raden Pardede, serta pimpinan LPS dipastikan ada dalam daftar orang-orang yang akan dipanggil Pansus Hak Angket," ungkap politisi Partai Golkar ini.
Setelah rampung mendalami kasus Bank Century dan tuntas menginventarisir nama-nama yang akan dipanggil, tutur dia, Pansus akan menginformasikan segala sesuatunya kepada masyarakat agar semua komponen masyarakat memiliki pegangan dalam mengawasi kerja dan kinerja Pansus Hak Angket utk kasus Bank Century.
"Sebaliknya Pansus Hak Angket pun berharap semua komponen publik terus memberi masukan dan informasi melalui media massa sehingga terwujud sinergi antara DPR dan rakyat dlm mengungkap kebenaran," ujar anggota Komisi III ini.
Berdasarkan informasi sementara yg diperoleh semua anggota Pansus, ia membeberkan, Pansus sudah mengetahui dan memiliki saksi kunci yang mengetahui dan merekam proses konstruksi lahirnya kebijakan pencairan dana talangan Rp 6,7 trilyun untuk Bank Century itu.
"Pansus tak hanya fokus pada kajian tentang layak tidaknya kebijakan bailout Bank Century, tetap juga menelusuri aliran dana hingga ke titik siapa saja yang menerima dan menikmati dana talangan Bank Century. Bahkan termasuk mempertanyakan untuk apa saja uang sebanyak itu digunakan," pungkas Bambang. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !